<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Berjuang Bersama Sukses Bersama</title>
	<atom:link href="http://helmypz.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://helmypz.wordpress.com</link>
	<description>Bosan Kita Menderita ! Saatnya Bersama ! Bangun Masa Depan Kita Bersama !</description>
	<lastBuildDate>Mon, 24 Nov 2008 01:16:46 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='helmypz.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Berjuang Bersama Sukses Bersama</title>
		<link>http://helmypz.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://helmypz.wordpress.com/osd.xml" title="Berjuang Bersama Sukses Bersama" />
	<atom:link rel='hub' href='http://helmypz.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Sejarah KORPRI</title>
		<link>http://helmypz.wordpress.com/2008/11/19/sejarah-korps-pegawai-republik-indonesia-korpri/</link>
		<comments>http://helmypz.wordpress.com/2008/11/19/sejarah-korps-pegawai-republik-indonesia-korpri/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 19 Nov 2008 07:33:42 +0000</pubDate>
		<dc:creator>helmypz</dc:creator>
				<category><![CDATA[Motivation]]></category>
		<category><![CDATA[Sejarah Korpri]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://helmypz.wordpress.com/?p=53</guid>
		<description><![CDATA[Korps Pegawai Republik Indonesia merupakan suatu organisasi profesi beranggotakan seluruh Pegawai Negeri Sipil baik Departemen maupun Lembaga Pemerintah non Departemen. Korpri berdiri berdasarkan Keputusan Presiden Nomor : 82 Tahun 1971, 29 November 1971. Korpri dibentuk dalam rangka upaya meningkatkan kinerja, pengabdian dan netralitas Pegawai Negeri, sehingga dalam pelaksanaan tugasnya sehari-hari lebih dapat berdayaguna dan berhasil [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=helmypz.wordpress.com&amp;blog=4032531&amp;post=53&amp;subd=helmypz&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://helmypz.files.wordpress.com/2008/11/logo-korpri2.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-62" title="logo-korpri2" src="http://helmypz.files.wordpress.com/2008/11/logo-korpri2.jpg?w=460" alt="logo-korpri2"   /></a><!--[if !mso]&gt;--></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-size:11pt;font-family:&quot;">Korps Pegawai Republik Indonesia merupakan suatu organisasi profesi beranggotakan seluruh Pegawai Negeri Sipil baik Departemen maupun Lembaga Pemerintah non Departemen. Korpri berdiri berdasarkan Keputusan Presiden Nomor : 82 Tahun 1971, 29 November 1971.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-size:11pt;font-family:&quot;"><a href="http://www.korpri.or.id" target="_blank">Korpri</a> dibentuk dalam rangka upaya meningkatkan kinerja, pengabdian dan netralitas Pegawai Negeri, sehingga dalam pelaksanaan tugasnya sehari-hari lebih dapat berdayaguna dan berhasil guna.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-size:11pt;font-family:&quot;">Korpri merupakan organisasi ekstra struktural, secara fungsional tidak bisa terlepas dari kedinasan maupun di luar kedinasan. Sehingga keberadaan Korpri sebagai wadah unsur Aparatur Negara, Abdi Negara, dan Abdi Masyarakat harus mampu menunjang pencapaian tugas pokok institusi tempat mengabdi.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-size:11pt;font-family:&quot;"><span id="more-53"></span><br />
</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-size:11pt;font-family:&quot;"><!--[if gte vml 1]&gt;                    &lt;![endif]--><!--[if !vml]--><img src="/DOCUME~1/RENFAS~1/LOCALS~1/Temp/msohtmlclip1/01/clip_image001.gif" alt="http://helmypz.wordpress.com/wp-includes/js/tinymce/plugins/wordpress/img/trans.gif" width="1" height="1" /><!--[endif]--></span><span style="font-size:11pt;font-family:&quot;">Latar belakang sejarah Korpri sangatlah panjang, pada masa penjajahan kolonial Belanda, banyak pegawai pemerintah Hindia Belanda, yang berasal dari kaum bumi putera. Kedudukan pegawai merupakan pegawai kasar atau kelas bawah, karena pengadaannya didasarkan atas kebutuhan penjajah semata. </span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-size:11pt;font-family:&quot;">Pada saat beralihnya kekuasaan Belanda kepada Jepang, secara otomatis seluruh pegawai pemerintah eks Hindia Belanda dipekerjakan oleh pemerintah Jepang sebagai pegawai pemerintah.Setelah Jepang menyerah kepada Sekutu. Bangsa Indonesia memproklamasikan kemerdekaan pada  tanggal 17 Agustus 1945. Pada saat berdirinya Negara Kesatuan Republik Indonesia ini seluruh pegawai pemerintah Jepang secara otomatis dijadikan Pegawai Negara Kesatuan Republik Indonesia.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-size:11pt;font-family:&quot;">Pada tanggal 27 Desember 1949 Belanda mengakui kedaulatan RI, Pegawai NKRI terbagi menjadi tiga kelompok besar, pertama Pegawai Republik Indonesia yang berada di wilayah kekuasaan RI, kedua, Pegawai RI yang berada di daerah yang diduduki Belanda (Non Kolaborator) dan ketiga, pegawai pemerintah yang bersedia bekerjasama dengan Belanda (Kolaborator).</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-size:11pt;font-family:&quot;">Setelah pengakuan kedaulatan RI tanggal 27 Desember 1949, seluruh pegawai RI, pegawai RI non Kolaborator, dan pegawai pemerintah Belanda dijadikan Pegawai RI Serikat. Era RIS, atau yang lebih dikenal dengan era pemerintahan parlementer diwarnai oleh jatuh bangunnya kabinet. Sistem ketatanegaraan menganut sistem multi partai. Para politisi, tokoh partai mengganti dan memegang kendali pemerintahan, hingga memimpin berbagai departemen yang sekaligus menyeleksi pegawai negeri. Sehingga warna departemen sangat ditentukan oleh partai yang berkuasa saat itu. Dominasi partai dalam pemerintahan  terbukti mengganggu pelayanan publik. PNS yang seharusnya berfungsi melayani masyarakat (publik) dan negara menjadi alat politik partai. PNS pun menjadi terkotak-kotak.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-size:11pt;font-family:&quot;">Prinsip penilaian prestasi atau karir pegawai negeri yang fair dan sehat hampir diabaikan. Kenaikan pangkat PNS misalnya dimungkinkan karena adanya loyalitas kepada partai atau pimpinan Departemennya. Afiliasi pegawai pemerintah sangat kental diwarnai dari partai mana ia berasal. Kondisi ini terus berlangsung hingga dikeluarkannya Dekrit Presiden 5 Juli 1959.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-size:11pt;font-family:&quot;">Dengan Dekrit Presiden ini sistem ketatanegaraan kembali ke sistem Presidensiil berdasar UUD 1945. Akan tetapi dalam praktek kekuasaan Presiden sebagai kepala negara dan kepala pemerintahan sangatlah besar. Era ini lebih dikenal dengan masa Demokrasi Terpimpin, sistem politik dan sistem ketatanegaraan diwarnai oleh kebijakan Nasakom (Nasionalisme, Agama dan Komunisme).</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-size:11pt;font-family:&quot;">Dalam kondisi seperti ini, muncul berbagai upaya agar pegawai negeri netral dari kekuasaan partai-partai yang berkuasa. Melalui Undang-Undang Nomor : 18 Tahun 1961 ditetapkan bahwa … Bagi suatu golongan pegawai dan/atau sesuatu jabatan, yang karena sifat dan tugasnya memerlukan, dapat diadakan larangan masuk suatu organisasi politik (pasal 10 ayat 3). Ketentuan tersebut diharapkan akan diperkuat dengan dikeluarkan Peraturan Pemerintah (PP) yang mengaturnya, tetapi disayangkan bahwa, PP yang diharapkan akan muncul ternyata tidak kunjung datang.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-size:11pt;font-family:&quot;">Sistem pemerintahan demokrasi parlementer berakhir dengan meletusnya upaya kudeta oleh PKI dengan G-30S. Pegawai pemerintah banyak yang terjebak dan mendukung Partai Komunis.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-size:11pt;font-family:&quot;">Pada awal era Orde Baru dilaksanakan penataan kembali pegawai negeri dengan munculnya Keppres RI Nomor : 82 Tahun 1971 tentang Korpri. Berdasarkan Kepres yang bertanggal 29 November 1971 itu, Korpri “merupakan satu-satunya wadah untuk menghimpun dan membina seluruh pegawai RI di luar kedinasan” (Pasal 2 ayat 2). Tujuan pembentukannya Korps Pegawai ini adalah agar “Pegawai Negeri RI ikut memelihara dan memantapkan stabilitas politik dan sosial yang dinamis dalam negara RI”. Akan tetapi Korpri kembali menjadi alat politik. UU No.3 Th.1975 tentang Partai Politik dan Golongan Karya serta Peraturan Pemerintah No.20 Th.1976 tentang Keanggotaan PNS dalam Parpol, makin memperkokoh fungsi Korpri dalam memperkuat barisan partai. Sehingga setiap kali terjadi birokrasi selalu memihak kepada salah satu partai, bahkan dalam setiap Musyawarah Nasional Korpri, diputuskan bahwa organisasi ini harus menyalurkan aspirasi politiknya ke partai tertentu.</span></p>
<p><!--[if gte mso 9]&gt;  Normal 0     false false false  EN-US X-NONE X-NONE              MicrosoftInternetExplorer4              &lt;![endif]--><!--[if gte mso 9]&gt;                                                                                                                                            &lt;![endif]--> &lt;!&#8211;  /* Font Definitions */  @font-face 	{font-family:&#8221;Cambria Math&#8221;; 	panose-1:2 4 5 3 5 4 6 3 2 4; 	mso-font-charset:0; 	mso-generic-font-family:roman; 	mso-font-pitch:variable; 	mso-font-signature:-1610611985 1107304683 0 0 159 0;} @font-face 	{font-family:Calibri; 	panose-1:2 15 5 2 2 2 4 3 2 4; 	mso-font-charset:0; 	mso-generic-font-family:swiss; 	mso-font-pitch:variable; 	mso-font-signature:-1610611985 1073750139 0 0 159 0;}  /* Style Definitions */  p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal 	{mso-style-unhide:no; 	mso-style-qformat:yes; 	mso-style-parent:&#8221;"; 	margin-top:0in; 	margin-right:0in; 	margin-bottom:10.0pt; 	margin-left:0in; 	line-height:115%; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:11.0pt; 	font-family:&#8221;Calibri&#8221;,&#8221;sans-serif&#8221;; 	mso-ascii-font-family:Calibri; 	mso-ascii-theme-font:minor-latin; 	mso-fareast-font-family:Calibri; 	mso-fareast-theme-font:minor-latin; 	mso-hansi-font-family:Calibri; 	mso-hansi-theme-font:minor-latin; 	mso-bidi-font-family:&#8221;Times New Roman&#8221;; 	mso-bidi-theme-font:minor-bidi;} .MsoChpDefault 	{mso-style-type:export-only; 	mso-default-props:yes; 	mso-ascii-font-family:Calibri; 	mso-ascii-theme-font:minor-latin; 	mso-fareast-font-family:Calibri; 	mso-fareast-theme-font:minor-latin; 	mso-hansi-font-family:Calibri; 	mso-hansi-theme-font:minor-latin; 	mso-bidi-font-family:&#8221;Times New Roman&#8221;; 	mso-bidi-theme-font:minor-bidi;} .MsoPapDefault 	{mso-style-type:export-only; 	margin-bottom:10.0pt; 	line-height:115%;} @page Section1 	{size:8.5in 11.0in; 	margin:1.0in 1.0in 1.0in 1.0in; 	mso-header-margin:.5in; 	mso-footer-margin:.5in; 	mso-paper-source:0;} div.Section1 	{page:Section1;} &#8211;&gt; <!--[if gte mso 10]&gt;--><br />
/* Style Definitions */<br />
table.MsoNormalTable<br />
{mso-style-name:&#8221;Table Normal&#8221;;<br />
mso-tstyle-rowband-size:0;<br />
mso-tstyle-colband-size:0;<br />
mso-style-noshow:yes;<br />
mso-style-priority:99;<br />
mso-style-qformat:yes;<br />
mso-style-parent:&#8221;";<br />
mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt;<br />
mso-para-margin-top:0in;<br />
mso-para-margin-right:0in;<br />
mso-para-margin-bottom:10.0pt;<br />
mso-para-margin-left:0in;<br />
line-height:115%;<br />
mso-pagination:widow-orphan;<br />
font-size:11.0pt;<br />
font-family:&#8221;Calibri&#8221;,&#8221;sans-serif&#8221;;<br />
mso-ascii-font-family:Calibri;<br />
mso-ascii-theme-font:minor-latin;<br />
mso-fareast-font-family:&#8221;Times New Roman&#8221;;<br />
mso-fareast-theme-font:minor-fareast;<br />
mso-hansi-font-family:Calibri;<br />
mso-hansi-theme-font:minor-latin;}</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:&quot;">Memasuki Era reformasi muncul keberanian mempertanyakan konsep monoloyalitas Korpri, sehinga sempat terjadi perdebatan tentang kiprah pegawai negeri dalam pembahasan RUU Politik di DPR. Akhirnya menghasilkan konsep dan disepakati bahwa Korpri harus netral secara politik. Bahkan ada pendapat dari beberapa pengurus dengan kondisi tersebut, sebaiknya Korpri dibubarkan saja, atau bahkan jika ingin berkiprah di kancah politik maka sebaiknya membentuk partai sendiri.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:&quot;">Setelah Reformasi dengan demikian Korpri bertekad untuk netral dan tidak lagi menjadi alat politik. Para Kepala Negara setelah era Reformasi mendorong tekad Korpri untuk senantiasa netral. Berorientasi pada tugas, pelayanan dan selalu senantiasa berpegang teguh pada profesionalisme. Senantiasa berpegang teguh pada Panca Prasetya Korpri, PP Nomor 12 tentang Perubahan atas PP Nomor 5 Tahun 1999 muncul untuk mengatur keberadaan PNS yang ingin jadi anggota Parpol. Dengan adanya ketentuan di dalam PP ini membuat anggota Korpri tidak dimungkinkan untuk ikut dalam kancah partai politik apapun. Korpri hanya bertekad berjuang untuk mensukseskan tugas negara, terutama dalam melaksanakan pengabdian bagi masyarakat dan negara. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:&quot;"><a href="http://www.tni-au.mil.id" target="_blank">(www.tni-au.mil.id)</a></span></p>
<p><img src="/DOCUME~1/RENFAS~1/LOCALS~1/Temp/moz-screenshot-5.jpg" alt="" /></p>
<br />Posted in Motivation  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/helmypz.wordpress.com/53/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/helmypz.wordpress.com/53/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/helmypz.wordpress.com/53/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/helmypz.wordpress.com/53/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/helmypz.wordpress.com/53/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/helmypz.wordpress.com/53/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/helmypz.wordpress.com/53/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/helmypz.wordpress.com/53/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/helmypz.wordpress.com/53/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/helmypz.wordpress.com/53/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/helmypz.wordpress.com/53/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/helmypz.wordpress.com/53/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/helmypz.wordpress.com/53/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/helmypz.wordpress.com/53/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=helmypz.wordpress.com&amp;blog=4032531&amp;post=53&amp;subd=helmypz&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://helmypz.wordpress.com/2008/11/19/sejarah-korps-pegawai-republik-indonesia-korpri/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/f94d1a37b8c4e8824d10177d58f7bf74?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">helmypz</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://helmypz.files.wordpress.com/2008/11/logo-korpri2.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">logo-korpri2</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Korps Pegawai Republik Indonesia</title>
		<link>http://helmypz.wordpress.com/2008/11/19/korps-pegawai-republik-indonesia/</link>
		<comments>http://helmypz.wordpress.com/2008/11/19/korps-pegawai-republik-indonesia/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 19 Nov 2008 06:11:58 +0000</pubDate>
		<dc:creator>helmypz</dc:creator>
				<category><![CDATA[Motivation]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://helmypz.wordpress.com/?p=44</guid>
		<description><![CDATA[Korps Pegawai Republik Indonesia, atau disingkat Korpri, adalah organisasi di Indonesia yang anggotanya terdiri dari Pegawai Negeri Sipil, pegawai BUMN, BUMD serta anak perusahaan, dan perangkat Pemerintah Desa. Meski demikian, Korpri seringkali dikaitkan dengan Pegawai Negeri Sipil. Kedudukan dan kegiatan Korpri tak terlepas dari kedinasan. Korpri yang didirikan pada tanggal 29 Nopember 1971 berdasarkan Keputusan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=helmypz.wordpress.com&amp;blog=4032531&amp;post=44&amp;subd=helmypz&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span style="font-size:11pt;font-family:&quot;"><a href="http://helmypz.files.wordpress.com/2008/11/pns-korpri_21.jpg"><img class="alignright size-thumbnail wp-image-71" title="pns-korpri_21" src="http://helmypz.files.wordpress.com/2008/11/pns-korpri_21.jpg?w=127&#038;h=96" alt="pns-korpri_21" width="127" height="96" /></a><a href="http://www.korpri.or.id" target="_blank">Korps Pegawai Republik Indonesia</a></span></strong><span style="font-size:11pt;font-family:&quot;">, atau disingkat <a href="http://www.korpri.or.id" target="_blank"><strong>Korpri</strong>,</a> adalah organisasi di Indonesia yang anggotanya terdiri dari <a title="Pegawai Negeri Sipil" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Pegawai_Negeri_Sipil">Pegawai Negeri Sipil</a>, pegawai <a title="Badan Usaha Milik Negara" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Badan_Usaha_Milik_Negara">BUMN</a>, <a title="Badan Usaha Milik Daerah (belum dibuat)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Badan_Usaha_Milik_Daerah&amp;action=edit&amp;redlink=1">BUMD</a> serta anak perusahaan, dan perangkat Pemerintah <a title="Desa" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Desa">Desa</a>. Meski demikian, Korpri seringkali dikaitkan dengan Pegawai Negeri Sipil. Kedudukan dan kegiatan Korpri tak terlepas dari kedinasan.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-size:11pt;font-family:&quot;">Korpri yang didirikan pada tanggal <a title="29 Nopember" href="http://id.wikipedia.org/wiki/29_Nopember">29 Nopember</a> <a title="1971" href="http://id.wikipedia.org/wiki/1971">1971</a> berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 82 Tahun 1971, yang merupakan wadah untuk menghimpun seluruh Pegawai Republik Indonesia. Selama <a title="Orde Baru" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Orde_Baru">Orde Baru</a>, Korpri dijadikan alat kekuasaan untuk melindungi pemerintah yang berkuasa waktu itu. Namun sejak era reformasi, Korpri berubah menjadi organisasi yang netral, tidak berpihak terhadap partai politik tertentu.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-size:11pt;font-family:&quot;"><span id="more-44"></span><br />
</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-size:11pt;font-family:&quot;">Organisasi Korpri memiliki struktur kepengurusan di tingkat pusat maupun di tingkat Departemen, Lembaga Pemerintah Non Departemen, atau Pemerintah Daerah. Saat ini kegiatan Korpri umumnya berkiprah dalam hal kesejahteraan anggotanya, termasuk mendirikan sejumlah badan/lembaga profit maupun non-profit.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-size:11pt;font-family:&quot;"><a href="http://www.id.wikipedia.org" target="_blank">(http://www.id.wikipedia.org)</a></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;line-height:115%;font-family:&quot;"> </span></p>
<br />Posted in Motivation  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/helmypz.wordpress.com/44/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/helmypz.wordpress.com/44/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/helmypz.wordpress.com/44/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/helmypz.wordpress.com/44/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/helmypz.wordpress.com/44/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/helmypz.wordpress.com/44/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/helmypz.wordpress.com/44/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/helmypz.wordpress.com/44/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/helmypz.wordpress.com/44/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/helmypz.wordpress.com/44/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/helmypz.wordpress.com/44/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/helmypz.wordpress.com/44/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/helmypz.wordpress.com/44/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/helmypz.wordpress.com/44/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=helmypz.wordpress.com&amp;blog=4032531&amp;post=44&amp;subd=helmypz&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://helmypz.wordpress.com/2008/11/19/korps-pegawai-republik-indonesia/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/f94d1a37b8c4e8824d10177d58f7bf74?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">helmypz</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://helmypz.files.wordpress.com/2008/11/pns-korpri_21.jpg?w=127" medium="image">
			<media:title type="html">pns-korpri_21</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Pegawai Negeri di Indonesia</title>
		<link>http://helmypz.wordpress.com/2008/11/19/pegawai-negeri-di-indonesia/</link>
		<comments>http://helmypz.wordpress.com/2008/11/19/pegawai-negeri-di-indonesia/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 19 Nov 2008 06:05:39 +0000</pubDate>
		<dc:creator>helmypz</dc:creator>
				<category><![CDATA[Motivation]]></category>
		<category><![CDATA[Korps Pegawai Republik Indonesia]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://helmypz.wordpress.com/?p=41</guid>
		<description><![CDATA[Di Indonesia, Pegawai Negeri terdiri atas: 1. Pegawai Negeri Sipil (PNS) 2. Anggota Tentara Nasional Indonesia (TNI) 3.Anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) Seperti halnya di Inggris dan Perancis, pegawai negeri di Indonesia adalah sistem karir. Mereka dipilih dalam ujian seleksi tertentu, medapatkan gaji dan tunjangan khusus, serta memperoleh pensiun. Namun demikian, terdapat jabatan-jabatan tertentu [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=helmypz.wordpress.com&amp;blog=4032531&amp;post=41&amp;subd=helmypz&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><!--[if !mso]&gt; &lt;!  v\:* {behavior:url(#default#VML);} o\:* {behavior:url(#default#VML);} w\:* {behavior:url(#default#VML);} .shape {behavior:url(#default#VML);} --></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-size:11pt;font-family:&quot;">Di <a title="Indonesia" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Indonesia">Indonesia</a>, Pegawai Negeri terdiri atas:</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-family:&quot;">1. Pegawai Negeri Sipil (PNS)</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-family:&quot;">2. Anggota <a title="Tentara Nasional Indonesia" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Tentara_Nasional_Indonesia">Tentara Nasional Indonesia</a> (TNI)</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-family:&quot;">3.Anggota <a title="Kepolisian Negara Republik Indonesia" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kepolisian_Negara_Republik_Indonesia">Kepolisian Negara Republik Indonesia</a> (Polri)</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-size:11pt;font-family:&quot;">Seperti halnya di Inggris dan Perancis, pegawai negeri di Indonesia adalah sistem karir. Mereka dipilih dalam ujian seleksi tertentu, medapatkan gaji dan tunjangan khusus, serta memperoleh pensiun.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-size:11pt;font-family:&quot;"><span id="more-41"></span><br />
</span></p>
<p style="text-align:justify;"><a title="Camat" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Camat"></a><a href="http://helmypz.files.wordpress.com/2008/11/pns-korpri.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-67" title="pns-korpri" src="http://helmypz.files.wordpress.com/2008/11/pns-korpri.jpg?w=300&#038;h=202" alt="pns-korpri" width="300" height="202" /></a><span style="font-size:11pt;font-family:&quot;">Namun demikian, terdapat jabatan-jabatan tertentu yang <strong>tidak</strong> diduduki oleh pegawai negeri, misalnya:</span></p>
<ul type="disc">
<li class="MsoNormal"><span style="font-family:&quot;"><a title="Presiden Republik Indonesia" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Presiden_Republik_Indonesia">Presiden</a>, <a title="Gubernur" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Gubernur">Gubernur</a>, <a title="Bupati" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Bupati">Bupati</a>, dan <a title="Walikota" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Walikota">Walikota</a> &#8211; dipilih langsung oleh rakyat melalui pemilu</span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-family:&quot;"><a title="Menteri" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Menteri">Menteri</a> &#8211; ditunjuk oleh <a title="Presiden Republik Indonesia" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Presiden_Republik_Indonesia">Presiden</a></span></li>
</ul>
<p style="text-align:justify;"><a title="Camat" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Camat"></a><span style="font-size:11pt;font-family:&quot;"><a title="Camat" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Camat">Camat</a> dan <a title="Lurah" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Lurah">Lurah</a> adalah PNS, sedangkan <a title="Kepala Desa" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kepala_Desa">Kepala Desa</a> bukan merupakan PNS karena dipilih langsung oleh warga setempat.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-size:11pt;font-family:&quot;"><img src="/DOCUME%7E1/RENFAS%7E1/LOCALS%7E1/Temp/msohtmlclip1/01/clip_image001.gif" border="0" alt="http://helmypz.wordpress.com/wp-includes/js/tinymce/plugins/wordpress/img/trans.gif" width="1" height="1" />&lt;!&#8211;[endif]&#8211;&gt;</span><a name="Pegawai_Negeri_Sipil"></a><span style="font-size:11pt;font-family:&quot;">Pegawai Negeri Sipil terdiri atas</span></p>
<ol type="1">
<li class="MsoNormal"><strong><span style="font-family:&quot;">Pegawai Negeri Sipil Pusat</span></strong><span style="font-family:&quot;"> (PNS Pusat), yaitu PNS yang gajinya dibebankan pada <a title="APBN" href="http://id.wikipedia.org/wiki/APBN">APBN</a>, dan bekerja pada departemen, lembaga non departemen, kesekretariatan negara, lembaga-lembaga tinggi negara, instansi vertikal di daerah-daerah, serta kepaniteraan di pengadilan.</span></li>
<li class="MsoNormal"><strong><span style="font-family:&quot;">Pegawai Negeri Sipil Daerah</span></strong><span style="font-family:&quot;"> (PNS Daerah), yaitu PNS yang bekerja di <a title="Pemerintah Daerah" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Pemerintah_Daerah">Pemerintah Daerah</a> dan gajinya dibebankan pada <a title="APBD" href="http://id.wikipedia.org/wiki/APBD">APBD</a>. PNS Daerah terdiri atas PNS Daerah Provinsi dan PNS Daerah Kabupaten/Kota.</span></li>
</ol>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-size:11pt;font-family:&quot;">Baik PNS Pusat maupun PNS Daerah dapat diperbantukan di luar instansi induknya. Jika demikian, gajinya dibebankan pada instansi yang menerima pembantuan. Di samping PNS, pejabat yang berwenang dapat mengangkat Pegawai Tidak Tetap (PTT) atau disebut pula honorer; yaitu pegawai yang diangkat untuk jangka waktu tertentu untuk melaksanakan tugas pemerintahan dan pembangunan yang bersifat teknis dan profesional sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan organisasi. PTT tidak berkedudukan sebagai pegawai negeri.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-size:11pt;font-family:&quot;">Dalam birokrasi pemerintah dikenal jabatan karir, yakni jabatan dalam lingkungan birokrasi yang hanya dapat diduduki oleh PNS. Jabatan karir dapat dibedakan menjadi 2, yaitu:</span></p>
<ol type="1">
<li class="MsoNormal"><strong><span style="font-family:&quot;">Jabatan Struktural</span></strong><span style="font-family:&quot;">, yaitu jabatan yang secara tegas ada dalam struktur organisasi. Kedudukan jabatan struktural bertingkat-tingkat dari tingkat yang terendah (eselon IV/b) hingga yang tertinggi (eselon I/a). Contoh jabatan struktural di PNS Pusat adalah: Sekretaris Jenderal, Direktur Jenderal, Kepala Biro, dan Staf Ahli. Sedangkan contoh jabatan struktural di PNS Daerah adalah: <a title="Sekretaris daerah (belum dibuat)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Sekretaris_daerah&amp;action=edit&amp;redlink=1">sekretaris daerah</a>, kepala dinas/badan/kantor, kepala bagian, kepala bidang, kepala seksi, <a title="Camat" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Camat">camat</a>, sekretaris camat, <a title="Lurah" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Lurah">lurah</a>, dan sekretaris lurah.</span></li>
<li class="MsoNormal"><strong><span style="font-family:&quot;">Jabatan Fungsional</span></strong><span style="font-family:&quot;">, yaitu jabatan yang tidak secara tegas disebutkan dalam struktur organisasi, tetapi dari sudut pandang fungsinya diperlukan oleh organisasi, misalnya: <a title="Auditor" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Auditor">auditor</a> (Jabatan Fungsional Auditor atau JFA), <a title="Guru" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Guru">guru</a>, <a title="Dosen" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Dosen">dosen</a>, <a title="Dokter" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Dokter">dokter</a>, <a title="Perawat" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Perawat">perawat</a>, <a title="Bidan" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Bidan">bidan</a>, apoteker, peneliti, perencana, pranata komputer, <a title="Statistisi" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Statistisi">statistisi</a>, dan <a title="Penguji kendaraan bermotor (belum dibuat)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Penguji_kendaraan_bermotor&amp;action=edit&amp;redlink=1">penguji kendaraan bermotor</a>.</span></li>
</ol>
<h2 style="text-align:justify;"><span style="color:#000000;">Daftar Golongan dan Pangkat PNS Indonesia</span></h2>
<table class="MsoNormalTable" style="height:619px;" border="0" cellpadding="0" width="241">
<tbody>
<tr>
<td style="padding:.75pt;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><strong><span style="font-family:&quot;">Golongan</span></strong></p>
</td>
<td style="padding:.75pt;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;"><strong><span style="font-family:&quot;">Pangkat</span></strong></p>
</td>
</tr>
<tr>
<td style="padding:.75pt;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:&quot;">I/a</span></p>
</td>
<td style="padding:.75pt;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:&quot;">Juru Muda</span></p>
</td>
</tr>
<tr>
<td style="padding:.75pt;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:&quot;">I/b</span></p>
</td>
<td style="padding:.75pt;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:&quot;">Juru Muda Tingkat I</span></p>
</td>
</tr>
<tr>
<td style="padding:.75pt;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:&quot;">I/d</span></p>
</td>
<td style="padding:.75pt;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:&quot;">Juru Tingkat I</span></p>
</td>
</tr>
<tr>
<td style="padding:.75pt;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:&quot;">II/a</span></p>
</td>
<td style="padding:.75pt;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:&quot;">Pengatur Muda</span></p>
</td>
</tr>
<tr>
<td style="padding:.75pt;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:&quot;">II/b</span></p>
</td>
<td style="padding:.75pt;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:&quot;">Pengatur Muda Tingkat I</span></p>
</td>
</tr>
<tr>
<td style="padding:.75pt;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:&quot;">II/c</span></p>
</td>
<td style="padding:.75pt;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:&quot;">Pengatur</span></p>
</td>
</tr>
<tr>
<td style="padding:.75pt;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:&quot;">II/d</span></p>
</td>
<td style="padding:.75pt;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:&quot;">Pengatur Tingkat I</span></p>
</td>
</tr>
<tr>
<td style="padding:.75pt;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:&quot;">III/a</span></p>
</td>
<td style="padding:.75pt;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:&quot;">Penata Muda</span></p>
</td>
</tr>
<tr>
<td style="padding:.75pt;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:&quot;">III/b</span></p>
</td>
<td style="padding:.75pt;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:&quot;">Penata Muda Tingkat I</span></p>
</td>
</tr>
<tr>
<td style="padding:.75pt;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:&quot;">III/c</span></p>
</td>
<td style="padding:.75pt;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:&quot;">Penata</span></p>
</td>
</tr>
<tr>
<td style="padding:.75pt;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:&quot;">III/d</span></p>
</td>
<td style="padding:.75pt;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:&quot;">Penata Tingkat I</span></p>
</td>
</tr>
<tr>
<td style="padding:.75pt;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:&quot;">IV/a</span></p>
</td>
<td style="padding:.75pt;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:&quot;">Pembina</span></p>
</td>
</tr>
<tr>
<td style="padding:.75pt;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:&quot;">IV/b</span></p>
</td>
<td style="padding:.75pt;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:&quot;">Pembina Tingkat I</span></p>
</td>
</tr>
<tr>
<td style="padding:.75pt;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:&quot;">IV/c</span></p>
</td>
<td style="padding:.75pt;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:&quot;">Pembina Utama Muda</span></p>
</td>
</tr>
<tr>
<td style="padding:.75pt;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:&quot;">IV/d</span></p>
</td>
<td style="padding:.75pt;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:&quot;">Pembina Utama Madya</span></p>
</td>
</tr>
<tr>
<td style="padding:.75pt;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:&quot;">IV/e</span></p>
</td>
<td style="padding:.75pt;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:&quot;">Pembina Utama</span></p>
</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-size:11pt;font-family:&quot;">Setiap PNS memiliki hak memperoleh kenaikan pangkat, yakni penghargaan yang diberikan atas prestasi kerja dan pengabdiannya. Ada beberapa jenis kenaikan pangkat, diantaranya kenaikan pangkat reguler, kenaikan pangkat pilihan (misalnya karena menduduki jabatan fungsional dan struktural tertentu, menunjukkan prestasi kerja yang luar biasa baiknya, atau menemukan penemuan baru yang bermanfaat bagi negara), kenaikan pangkat anumerta, dan kenaikan pangkat pengabdian. PNS yang menunjukkan prestasi kerja luar biasa baiknya bisa mendapatkan penghargaan yang disebut <a title="Satyalencana Karya Satya (belum dibuat)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Satyalencana_Karya_Satya&amp;action=edit&amp;redlink=1">Satyalencana Karya Satya</a>.</span></p>
<h3 style="text-align:justify;"><a id="Jumlah_Pegawai_Negeri_Sipil" name="Jumlah_Pegawai_Negeri_Sipil"></a><span class="mw-headline"><span style="font-size:11pt;font-family:&quot;">Jumlah Pegawai Negeri Sipil</span></span></h3>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-size:11pt;font-family:&quot;">Pada tahun 2003, jumlah Pegawai Negeri Sipil di Indonesia yang tercatat di Badan Kepegawaian Negara mencapai 3.995.000 orang. Data itu diragukan karena ternyata ada 166.232 nama berbeda untuk orang yang sama.</span></p>
<h3 style="text-align:justify;"><a id="Pegawai_Negeri_dan_Partai_Politik" name="Pegawai_Negeri_dan_Partai_Politik"></a><span class="mw-headline"><span style="font-size:11pt;font-family:&quot;">Pegawai Negeri dan Partai Politik</span></span></h3>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-size:11pt;font-family:&quot;">Pada masa <a title="Orde Baru" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Orde_Baru">Orde Baru</a>, PNS dipolitisasi dengan cara monoloyalitas terhadap <a title="Golkar" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Golkar">Golkar</a>, yang menjadikan PNS dari sebagai abdi masyarakat menjadi abdi penguasa. Secara formal pegawai negeri memang tidak dipaksa menjadi anggota dan memilih Golkar dalam pemilihan umum, namun pada kenyataannya mereka dimobilisasi untuk memenangkan Golkar. Kebijakan monoloyalitas pegawai negeri kepada pemerintah dalam prakteknya diselewengkan menjadi loyalitas tunggal kepada Golkar.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-size:11pt;font-family:&quot;">Setelah adanya <a title="Reformasi 1998 (belum dibuat)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Reformasi_1998&amp;action=edit&amp;redlink=1">Reformasi 1998</a>, terjadi perubahan paradigma kepemerintahan. PNS yang sebelumnya dikenal sebagai alat kekuasaan pemerintah, kini diharapkan menjadi unsur aparatur negara yang profesional dan netral dari pengaruh semua golongan dari <a title="Partai politik" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Partai_politik">partai politik</a> (misalnya menggunakan fasilitas negara untuk golongan tertentu) serta tidak diskriminatif dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Untuk menjamin netralitas tersebut, pegawai negeri dilarang menjadi anggota atau pengurus partai politik. PNS memiliki hak memilih dalam <a title="Pemilu" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Pemilu">Pemilu</a>, sedangkan anggota TNI maupun Polri, tidak memiliki hak memilih atau dipilih dalam Pemilu.</span></p>
<h3 style="text-align:justify;"><a id="Peraturan_monoloyalitas_PNS" name="Peraturan_monoloyalitas_PNS"></a><span class="mw-headline"><span style="font-size:11pt;font-family:&quot;">Peraturan monoloyalitas PNS</span></span></h3>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-size:11pt;font-family:&quot;">Peraturan Monoloyalitas diterapkan oleh pemerintahan <a title="Orde Baru" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Orde_Baru">Orde Baru</a> dimana semua pegawai negeri sipil diharuskan untuk memilih <a title="Golongan Karya" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Golongan_Karya">Golongan Karya</a> dalam setiap <a title="Pemilihan umum" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Pemilihan_umum">pemilihan umum</a>. Setelah Orde baru tumbang, tahun <a title="1998" href="http://id.wikipedia.org/wiki/1998">1998</a>, peraturan ini tidak berlaku.</span></p>
<h3 style="text-align:justify;"><a id="Organisasi_Pegawai_Negeri_Sipil" name="Organisasi_Pegawai_Negeri_Sipil"></a><span class="mw-headline"><span style="font-size:11pt;font-family:&quot;">Organisasi Pegawai Negeri Sipil</span></span></h3>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-size:11pt;font-family:&quot;">Pegawai Negeri Sipil berkumpul di dalam organisasi Pegawai Negeri Sipil atau Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI). Tujuan organisasi ini adalah memperjuangkan kesejahteraan dan kemandirian pegawai negeri sipil. Untuk Informasi lebih lanjut lihat situs Korpri di <a href="http://www.korpri.or.id/" target="_blank">www.korpri.or.id.</a></span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-size:11pt;font-family:&quot;"><a href="//www.id.wikipedia.org)" target="_blank">(http://www.id.wikipedia.org)</a></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"> </p>
<br />Posted in Motivation  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/helmypz.wordpress.com/41/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/helmypz.wordpress.com/41/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/helmypz.wordpress.com/41/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/helmypz.wordpress.com/41/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/helmypz.wordpress.com/41/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/helmypz.wordpress.com/41/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/helmypz.wordpress.com/41/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/helmypz.wordpress.com/41/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/helmypz.wordpress.com/41/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/helmypz.wordpress.com/41/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/helmypz.wordpress.com/41/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/helmypz.wordpress.com/41/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/helmypz.wordpress.com/41/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/helmypz.wordpress.com/41/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=helmypz.wordpress.com&amp;blog=4032531&amp;post=41&amp;subd=helmypz&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://helmypz.wordpress.com/2008/11/19/pegawai-negeri-di-indonesia/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/f94d1a37b8c4e8824d10177d58f7bf74?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">helmypz</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://helmypz.files.wordpress.com/2008/11/pns-korpri.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">pns-korpri</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Monster Ancol &#8211; Pelajaran Penting Mengenai CyberPR</title>
		<link>http://helmypz.wordpress.com/2008/11/18/monster-ancol-pelajaran-penting-mengenai-cyberpr-2/</link>
		<comments>http://helmypz.wordpress.com/2008/11/18/monster-ancol-pelajaran-penting-mengenai-cyberpr-2/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 18 Nov 2008 14:06:13 +0000</pubDate>
		<dc:creator>helmypz</dc:creator>
				<category><![CDATA[Netpreneurship]]></category>
		<category><![CDATA[Cyber Public Relation]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://helmypz.wordpress.com/?p=34</guid>
		<description><![CDATA[Biasanya, isu berasal dari Internet yang merebak ke media konvensional baik teve, cetak maupun radio adalah isu-isu yang berkaitan dengan pornografi. Begitu ada foto bugil atau adegan dewasa seorang selebritis maupun orang penting beredar di dunia maya misalnya, seketika itu juga menjadi incaran jurnalis teve, cetak maupun radio. Isu dari dunia maya segera menembus ke [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=helmypz.wordpress.com&amp;blog=4032531&amp;post=34&amp;subd=helmypz&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size:11pt;font-family:&quot;">Biasanya, isu berasal dari Internet yang merebak ke media konvensional baik teve, cetak maupun radio adalah isu-isu yang berkaitan dengan pornografi. Begitu ada foto bugil atau adegan dewasa seorang selebritis maupun orang penting beredar di dunia maya misalnya, seketika itu juga menjadi incaran jurnalis teve, cetak maupun radio. Isu dari dunia maya segera menembus ke dunia nyata. Namun, isu yang merebak awal November ini, boleh dibilang sebagai kelainan. Pelakunya bukan seleb maupun sosok penting. Dia adalah “monster Ancol”.  Begitu videonya dipasang di <a href="http://www.youtube.com/watch?v=BKEWnomF_Bw" target="_blank">Youtube</a>, liputannya segera muncul di teve dan media cetak dalam tempo singkat.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-size:11pt;font-family:&quot;">Ini pelajaran penting bagi para pehumas dan praktisi Public Relations: dunia maya bisa menjadi pemicu isu yang menasional, menembus batas-batas maya dan sampai ke publik melalui media teve, cetak dan radio, meski itu tak terkait pornografi.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-size:11pt;font-family:&quot;">Sebelum muncul ke media tradisional, video yang dipasang di portal video terbesar di dunia pada hari Rabu 11 November 2008 itu menviral di dunia maya dalam tempo cepat. Hanya dalam tempo 1-2 hari, video iti diperbincangan di portal forum seperti Kaskus, dimuat di berbagai blog, dan dikupas oleh media-media online seperti <a href="http://www.detiknews.com/read/2008/11/13/115719/1036236/10/monster-ancol-beredar-di-internet" target="_blank">Detik.com</a> dan <a href="http://www.kompas.com/read/xml/2008/11/14/05294656/Jangan.Remehkan.Monster.Ancol" target="_blank">Kompas.com</a>. Kedua media online itu bukan hanya meliput di lapangan dan menulis beberapa berita, tetapi bahkan membawanya ke istana dengan mewawancarai Wakil Predisen RI <a href="http://www.detiknews.com/read/2008/11/14/134211/1036952/10/jk-kaget-dengar-ada-monster-air-di-ancol" target="_blank">Jusuf Kalla</a>.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span id="more-34"></span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-size:11pt;font-family:&quot;">Isu itu juga merebak ke social media, termasuk Plurk.com. Saya sempat melihat teman di Plurk yang memposting mengenai isu monster Ancol. Hanya karena saya anggap hoax, isu itu tak menyita perhatian saya.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-size:11pt;font-family:&quot;">Isu itu kemudian melebar ke media konvensional. Warta Kota, yang masih satu keluarga dengan Kompas.com, segera menulisnya di koran. Beberapa koran cetak juga kemudian menulisnya termasuk Suara Pembaruan. Bahkan teve pun kemudian ikut menyemarakkan isu itu dengan menayangkan video di Youtube.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-size:11pt;font-family:&quot;">Isu tersebut jelas merugikan citra Ancol. Judul videonya yang seram, “<em>Monster Ancol like Piranha</em>” bagaimanapun juga bisa berpeluang mengurungkan niat calon pengunjung Ancol berwisata di pantai. Kata monster, apalagi ditambahi piranha, secara sederhana bisa dikonotasikan berbahaya dan perlu dihindari atau dibasmi. Mereka yang bukan pengguna Internet pun terpengaruh oleh media teve dan cetak.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-size:11pt;font-family:&quot;">Selain itu, hasil pencarian di Google dengan kata kunci “Ancol” juga mulai dicemari dengan monster Ancol. Hanya dalam tempo empat hari setelah video itu muncul di Youtube, file tersebut sudah muncul di halaman kedua hasil pencarian dengan kata kunci “Ancol”. Bisa jadi, beberapa hari ke depan, file tersebut muncul di halaman pertama hasil pencarian.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-size:11pt;font-family:&quot;">Untunglah pihak pengelola Taman Impian Jaya Ancol, yakni PT Pembangunan Jaya Ancol, segera melakukan tindakan yang strategis.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="font-size:11pt;font-family:&quot;">Pertama, melakukan penelitian langsung. </span></strong></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-size:11pt;font-family:&quot;">Begitu tahu informasi video tersebut, hari itu juga, menurut pengakuan Direktur Utama PT Pembangunan Jaya Ancol Budikarya, tim langsung diterjunkan ke lapangan untuk melakukan penelitian.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="font-size:11pt;font-family:&quot;">Kedua, sangat terbuka dengan media.</span></strong></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-size:11pt;font-family:&quot;">Humas PT Pembangunan Jaya Ancol, Sofia Cakti, bersedia menemui beberapa <a href="http://www.detiknews.com/read/2008/11/13/120410/1036249/10/tija-akan-cek-kabar-monster-air-di-pantai-ancol" target="_blank">media online</a> meski belum bisa memberikan klarifikasi.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="font-size:11pt;font-family:&quot;">Ketiga, mengumumkan hasil penelitian dalam tempo cepat. </span></strong></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-size:11pt;font-family:&quot;">Hanya tiga hari setelah penyebaran video, tepatnya Sabtu 15 November 2008, Budikarya segera melakukan jumpa pers dan membenarkan adanya monster kecil bernama kutu air di pesisiran Pantai Ancol.  “Setelah melakukan survei di lapangan, tim kami menemukan daerah terbanyak kutu air adalah pesisir danau Putri Duyung. Dua tempat lainnya, Ancol Barat dan Timur hanya ditemukan sedikit kutu air saat tim memasukkan ikan busuk dalam air,” kata Budikara seperti dikutip oleh berbagai media, termasuk media online.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="font-size:11pt;font-family:&quot;">Keempat, menggunakan pihak ketiga yang ahli, yakni LIPI, sebagai peneliti.</span></strong></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-size:11pt;font-family:&quot;">Hasil penelitian instansi ini menyebutkan bahwa monster kecil ini merupakan parasit ikan yang tidak berbahaya untuk manusia. Yang disebut monster ini hanyalah kutu air, jenis hewan herbivora pemakan sampah dan sesuatu yang membusuk, yang tidak mengganggu manusia.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="font-size:11pt;font-family:&quot;">Kelima, mencari solusinya.</span></strong></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-size:11pt;font-family:&quot;">Menurut Budikarya, pihaknya masih akan terus meneliti keberadaan binatang kecil ini pasca penemuan kutu air. “Jika kehadiran binatang ini tidak memberikan keseimbangan pada ekosistem di tempat itu, kami akan mencari predatornya untuk memusnahkan kutu air ini secara alami,” tambah Budikarya seperti dikutip koran Kompas dan <a href="http://www.kompas.com/read/xml/2008/11/15/18133291/monster.ancol.ternyata.kutu.air" target="_blank">Kompas.com</a>. Sebaliknya, jika kehadiran binatang ini justru memperbaiki ekosistem tempat itu, kata Budikarya, pihaknya tidak akan memutuskan mata rantai ekosistem dalam air tersebut.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-size:11pt;font-family:&quot;">Dengan lima tindakan cepat dan tepat itu, isu segera mereda sebelum berkembang tak terkendali.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-size:11pt;font-family:&quot;">Buat saya, isu monster Ancol yang muncul di internet dan kemudian merebak ke dunia maya serta menjebol batas-batas maya masuk media konvensional adalah sebuah studi menarik mengenai perilaku media dan cyberPR.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-size:11pt;font-family:&quot;">Manajemen PR menangani isu ini juga sebuah studi menarik. Meski pendekatan manajemen isu untuk menangkalnya tetap konvensional, hasilnya amat bagus. Hasil pencarian di Google dengan kata kunci “monster Ancol” sudah diimbangi dengan pernyataan resmi yang positif dari manajemen PT Pembangunan Jaya Ancol yang dikutip media-media online. Tinggal melengkapi dengan viral antar pengguna Internet yang menyebarluaskan pernyataan positif ini.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-size:11pt;font-family:&quot;"><a href="http://www.virtual.co.id/blog" target="_blank">Diambil dari blog Pak De Nukman Luthfie</a></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;line-height:115%;font-family:&quot;"> </span></p>
<br />Posted in Netpreneurship  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/helmypz.wordpress.com/34/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/helmypz.wordpress.com/34/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/helmypz.wordpress.com/34/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/helmypz.wordpress.com/34/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/helmypz.wordpress.com/34/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/helmypz.wordpress.com/34/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/helmypz.wordpress.com/34/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/helmypz.wordpress.com/34/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/helmypz.wordpress.com/34/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/helmypz.wordpress.com/34/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/helmypz.wordpress.com/34/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/helmypz.wordpress.com/34/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/helmypz.wordpress.com/34/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/helmypz.wordpress.com/34/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=helmypz.wordpress.com&amp;blog=4032531&amp;post=34&amp;subd=helmypz&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://helmypz.wordpress.com/2008/11/18/monster-ancol-pelajaran-penting-mengenai-cyberpr-2/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/f94d1a37b8c4e8824d10177d58f7bf74?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">helmypz</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Blog Tren Sesaat? Salah Besar!</title>
		<link>http://helmypz.wordpress.com/2008/11/18/blog-tren-sesaat-salah-besar/</link>
		<comments>http://helmypz.wordpress.com/2008/11/18/blog-tren-sesaat-salah-besar/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 18 Nov 2008 14:04:25 +0000</pubDate>
		<dc:creator>helmypz</dc:creator>
				<category><![CDATA[Netpreneurship]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://helmypz.wordpress.com/?p=31</guid>
		<description><![CDATA[Jika masih beranggapan bahwa blog hanyalah tren sesaat, Anda salah besar. Semenjak lima tahun lalu, blog kian menguat dan fenomenal. Kelahiran bergitu banyak terobosan baru di dunia maya, termasuk social media Facebook.com,  microblogging Twitter.com atau social calendar semacam Plurk.com tak menghentikan laju blog.  Bahkan garis tegas antara blog dan mainstream media kini sudah pudar. Itulah [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=helmypz.wordpress.com&amp;blog=4032531&amp;post=31&amp;subd=helmypz&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Jika masih beranggapan bahwa blog hanyalah tren sesaat, Anda salah besar. Semenjak lima tahun lalu, blog kian menguat dan fenomenal. Kelahiran bergitu banyak terobosan baru di dunia maya, termasuk social media Facebook.com,  microblogging Twitter.com atau social calendar semacam Plurk.com tak menghentikan laju blog.  Bahkan garis tegas antara blog dan mainstream media kini sudah pudar. Itulah temuan mutahir survei yang disponsori oleh Technorati, mesin pencatat blog, selama Juli-Agustus 2008.</p>
<p>Bukan hanya jumlah blog yang terus membengkak, mereka yang antusias ngeblog atau bahkan jadi blogger profesional kian banyak. Lebih dari itu, blog kini diadopsi oleh media mainstream dengan memberi para redakturnya halaman blog untuk memberikan opini personalnya.</p>
<p><span id="more-31"></span></p>
<p>Di Indonesia, fenomena blog bahkan semakin terlihat jelas ketika Dagdigdug.com lahir dengan layanan khusus blogging gratis dan mendapat sambutan yang bagus dari mereka yang ingin ngeblog di server Indonesia. Bahkan media online yang sudah mapan Detik.com menyediakan fasilitas untuk ngeblog di BlogDetik dan Kompas.com menyediakan domain khusus untuk ngeblog bagi jurnalisnya serta mengundang beberapa blogger tamu.</p>
<p>Kegairahan blog itulah yang membuat statistik blog di seluruh dunia mencapai angka yang menakjubkan. Selama Agustus 2008, Comscrore mencatat, seluruh blog Amerika Serikat berhasil menarik 77 juta pengunjung unik. Angka ini mengalahkan MySpace (75 juta) dan Facebook (41 juta). Tidak berlebihan jika CEO Technorati, Richard Jalichandra, berpendapat bahwa blog kini sudah naik pangkat menjadi media mainstream.</p>
<p><a href="http://www.virtual.co.id/blog/wp-content/uploads/2008/11/blogsmainstream.gif"><img class="alignleft size-medium wp-image-515" title="blogsmainstream" src="http://www.virtual.co.id/blog/wp-content/uploads/2008/11/blogsmainstream-300x280.gif" alt="" width="300" height="280" /></a>Kecuali temuan mengenai blog yang kian memainstream, hasil survei menunjukkan, blogger Asia didominasi oleh pria dengan porsi 73%.  Dari sisi usia, blogger Asia didominasi oleh anak-anak muda berusia 18-34 tahun (juga 73%). Mereka kebanyakan kaum terdidik: 69% sarjana. Saya menduga, profil ini mirip dengan profil blogger Indonesia.</p>
<p>Yang penting buat para pemilik dan pengelola brand, para blogger ini menulis pengalaman sehari-hari dengan perusahaan atau merek (34%) dan bahkan <em>product review </em>(37%).</p>
<p><a href="http://www.virtual.co.id/blog" target="_blank">Diambil dari Blog Pak De Nukman Luthfie</a></p>
<br />Posted in Netpreneurship  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/helmypz.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/helmypz.wordpress.com/31/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/helmypz.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/helmypz.wordpress.com/31/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/helmypz.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/helmypz.wordpress.com/31/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/helmypz.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/helmypz.wordpress.com/31/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/helmypz.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/helmypz.wordpress.com/31/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/helmypz.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/helmypz.wordpress.com/31/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/helmypz.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/helmypz.wordpress.com/31/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=helmypz.wordpress.com&amp;blog=4032531&amp;post=31&amp;subd=helmypz&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://helmypz.wordpress.com/2008/11/18/blog-tren-sesaat-salah-besar/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/f94d1a37b8c4e8824d10177d58f7bf74?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">helmypz</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://www.virtual.co.id/blog/wp-content/uploads/2008/11/blogsmainstream-300x280.gif" medium="image">
			<media:title type="html">blogsmainstream</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Warren Buffett, Sang Pendepak Bill Gates</title>
		<link>http://helmypz.wordpress.com/2008/11/18/monster-ancol-pelajaran-penting-mengenai-cyberpr/</link>
		<comments>http://helmypz.wordpress.com/2008/11/18/monster-ancol-pelajaran-penting-mengenai-cyberpr/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 18 Nov 2008 13:52:53 +0000</pubDate>
		<dc:creator>helmypz</dc:creator>
				<category><![CDATA[Motivation]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://helmypz.wordpress.com/?p=29</guid>
		<description><![CDATA[Akhirnya dominasi Bill Gates memudar juga. Setelah 13 tahun berturut-turut bercokol sebagai orang terkaya di dunia versi majalah Forbes, pendiri rakasasa peranti lunak Microsoft itu tergeser juga dari tahtanya. Tahun ini, orang tertajir sejagad adalah Warren Buffett, seorang pebisnis dan investor yang ketajamam pikirannya amat luar biasa sehinga ia diibaratkan sebagai perpaduan antara fisikawan Einstein, [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=helmypz.wordpress.com&amp;blog=4032531&amp;post=29&amp;subd=helmypz&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><!-- konten tulisn utama --></p>
<p>Akhirnya dominasi Bill Gates memudar juga. Setelah 13 tahun berturut-turut bercokol sebagai orang terkaya di dunia versi majalah Forbes, pendiri rakasasa peranti lunak Microsoft itu tergeser juga dari tahtanya. Tahun ini, orang tertajir sejagad adalah Warren Buffett, seorang pebisnis dan investor yang ketajamam pikirannya amat luar biasa sehinga ia diibaratkan sebagai perpaduan antara fisikawan Einstein, seniman Picasso dan raja kaya raya pencipta koin emas Croesus, dalam satu tubuh.</p>
<p style="text-align:center;"><img src="http://www.sudutpandang.com/wp-content/uploads/2008/03/warren_buffett.jpg" alt="Warren Buffett, Sang Pendepak Bill Gates" /></p>
<p style="text-align:center;" align="center"><em>Warrent Buffett &#8211; foto diambil dari majalah Adbuster </em></p>
<p>Gates bisa saja tetap terkaya tahun ini jika saja ia tidak ingin mengakuisisi Yahoo!. Langkahnya menawar Yahoo! awal Februari lalu diragukan pasar, sehingga harga saham Microsoft terus anjlok. Bahkan sehari sebelum Microsoft mengumumkan penawarannya ke Yahoo!, nilai sahamnya merosot 13%. Akibatnya, harta Gates yang sebagian besar masih tertumpu di Microsoft, pun ikut tergerogoti. Secara keseluruhan kekayaan Gates hanya naik US$ 2 miliar tahun lalu menjadi US$ 58 miliar. Sedangkan menurut <a href="http://www.forbes.com/billionaires/2008/03/05/buffett-worlds-richest-cx_mm_0229buffetrichest.html" target="_blank">Forbes</a>, harta Buffett meroket US$ 10 miliar pada saat yang sama menjadi US$ 62 miliar!. Angka yang luar biasa besar. Uang sebesar itu bisa untuk membiayai belanja negara kita sedikitnya selama delapan <span style="text-decoration:line-through;">tahun</span> bulan! <em>(sementara negara kita sendiri ngutang ke mana-mana untuk membiayai APBN setiap tahun!)</em></p>
<p><em><span id="more-29"></span><br />
</em></p>
<p style="text-align:center;">
<p style="text-align:center;"><img src="http://www.sudutpandang.com/wp-content/uploads/2008/03/8_0229race.jpg" alt="Warren Buffett vs Bill Gates" /></p>
<p style="text-align:center;" align="center"><em>Pacuan harta Warrent Buffett &#8211; Bill Gates &#8211; Carlos Slim Helu. Foto diambil dari Forbes.</em></p>
<p>Dahsyatnya, kekayaan yang teramat sebesar itu bisa ia raih hanya dalam tempo sekitar 36 tahun dan hanya dengan modal sebesar US$ 100.</p>
<p>Cerita mengenai Sang Bijak dari Omaha ini sudah bertebaran di mana-mana. Begitu banyak buku yang membahas investor kelas wahid ini. Langkah-langkah bisnisnya begitu mempesona dan cerdik sehingga ia selalu menjadi buruan para jurnalis bisnis. Begitu banyak pula media yang sudah menuliskan profilnya. Nyaris, setiap langkah Buffet adalah langkah investasi, dengan membeli saham perusahaan.</p>
<p>Langkah strategis awal Buffett dimulai tatkala ia membeli saham perusahaan tekstil Berkshire Hathaway pada 1962. Ia berhasil menjadi pemegang saham terbesar tiga tahun kemudian. Ia secara cerdik menginvestasikan uang <em>nganggur </em>perusahaan. Ia misalnya membeli perusahaan asuransi, perusahaan permata, utilitas, dan makanan melalui Berkshire. Lewat perusahaan ini pula ia menguasai beberapa perusahaan kelas dunia seperti Coca Cola, WellsFargo dan Kraft Food. Langkah terbarunya, Desember lalu ia mengakuisisi perusahaan manufaktur dan jasa Momon Holding sebesar US$ 4,5 miliar.</p>
<p>Luar biasa.</p>
<p>Bagi saya sendiri, sosok Buffet amat menarik dan inspiratif, sedikitnya karena tiga hal.</p>
<p><strong>Selalu Menciptkan Nilai Tambah.<br />
</strong><br />
Perusahaan yang dibelinya selalu diperbaiki sebaik mungkin, fundamental bisnisnya ditingkatkan sehingga kinerja keuanganya mengkilat. Perusahaan yang tadinya mau bangkrut, di tangannya bisa berubah menjadi perusahaan seksi yang menarik minat banyak investor lain. Tidak heran jika harga saham Berkshire Hathaway — yang dipakai sebagai alat untuk membeli banyak perusahaan — pun terus meroket di pasar modal. Harga saham Berkshire Hathaway medio Juli 2007 &#8211; Januari 2008 misalnya, melejit sebesar 35%. Bahkan Desember lalu, harga sahamnya menembus level tertinggi sepanjang masa, menjadi US$ 150.000 per lembar.</p>
<p>Kemampuannya menciptakan nilai tambah ini sudah kelihatan sejak kecil. Ketika berumur 11 tahun misalnya, ia hanyalah seorang loper koran. Tapi ia memanfaatkan waktunya juga untuk keliling lapangan golf, mencari bola golf yang hilang, dan menjualnya dengan harga murah ke pemain golf di sekitar lapangan golf tersebut.</p>
<p>Pada umur 14 tahun, saat Buffet masih duduk di banku SMA, dia memulai bekerja sehingga memiliki uang sebesar $ 1,200 untuk membeli 40 ha tanah pertanian yang akhirnya dia sewakan pada petani lokal. Dari sini ia sudah menciptakan <em>passive income </em>dari sewa lahan.</p>
<p><strong>Bukan Spekulan.</strong></p>
<p>Citra pemain saham biasanya tak jauh-jauh dari citra seorang spekulan: beli saat harga rendah, jual saat harga tinggi. Buffett bukanlah Gergo Soros, sang spekulan valas (forex) kelas kakap, yang sempat diisukan sebagai orang yang bertanggungjawab terhadap merosotnya nilai rupiah terhadap US$ pada awal keruntuhan presiden Soeharto, tahun 1998.</p>
<p>Buffet sadar, permainan jangka pendek tidak menguntungkan. Hal ini ia pelajari sejak umur 11 tahun — saat ia membeli saham pertamanya, Cities Services, seharga $38,25 per lembar. Setelah itu, dia menjual kembali saham tersebut seharga $40. Ternyata, harga saham yang dijualnya naik terus dan beberapa tahun kemudian mencapai $200 per lembar. Dari pelajaran itulah ia berkesimpulan untuk tidak erburu-buru untuk melepas sahamnya.</p>
<p>Langkah bisnis Buffett akhirnya adalah tentang investasi jangka panjang, pada saham-saham perusahaan yang produknya ia kenal dengan baik. Itu sebabnya,ia tidak pernah mau membeli saham Microsoft atau perusahaan dotcom. Meski ia pernah ditertawakan investor lain karena keenganannya ini, kini ia justru tertawa paling akhir karena sebagian besar investasi di dotcom hangus. Ia selamat dari badai dotcom awal tahun 2.000-an karena sama sekali tidak ikut-ikutan investasi di sana.</p>
<p>Investasi jangka panjang juga bermakna bisnis. Buffett tidak pernah menerapkan prinsip beli saham, tapi membeli bisnis (<em>buying a business not share</em>). Meski saham Coca-Cola sempat ambruk pada 1998-1999, ia tetap bersandar pada tren jangka panjang. Ia pertahankan saham Coca-Cola hingga kini.</p>
<p><strong>Sederhana dan Tidak Pelit<br />
</strong><br />
Buffett sesungguhnya sudah lama berjanji untuk menyumbangkan hartanya manakala ia meninggal. Namun, Juni 2006 lalu, Buffett bertindak lebih cepat, dengan mendermakan sebagian besar sahamnya di Berkshire. Total dermanya saat itu mencapai US$ 31 miliar alias sekitar 300 triliun rupiah, hampir separo anggaran belanja negara (APBN) kita tahun lalu! Tak mengherankan jika amal itu tercatat sebagai donasi terbesar dalam sejarah Amerika. Uniknya, sebagian derma itu diserahkan ke Bill and Melinda Gates Foundation. Dana tersebut merupakan dua kali dana yang biasa dikumpulkan yayasan Bill and Melinda Gates selama ini.</p>
<p>Dengan hartanya yang begitu melimpah, Buffett bisa saja hidup semewah mungkin di mana saja yang ia maui. Namun ia memilih hidup sederhana di rumah yang dibelinya empat dekade lalu di Omaha. Menurut majalah <a href="http://adbusters.org/the_magazine/61/Avarice_As_An_Art.html" target="_blank">Adbuster</a>, ia hanya punya dua jet pribadi dan satu <em>yacht </em>mewah untuk untuk ber-glamour-ria. Kalah jauh dibanding kemewahan para pebisnis dan pesohor lain yang kekayaannya justru terpaut jauh di bawahnya.</p>
<p><a href="http://www.sudutpandang.com" target="_blank"><span class="copy"><span class="authorname">(www.sudutpandang.com)</span></span></a></p>
<br />Posted in Motivation  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/helmypz.wordpress.com/29/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/helmypz.wordpress.com/29/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/helmypz.wordpress.com/29/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/helmypz.wordpress.com/29/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/helmypz.wordpress.com/29/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/helmypz.wordpress.com/29/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/helmypz.wordpress.com/29/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/helmypz.wordpress.com/29/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/helmypz.wordpress.com/29/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/helmypz.wordpress.com/29/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/helmypz.wordpress.com/29/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/helmypz.wordpress.com/29/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/helmypz.wordpress.com/29/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/helmypz.wordpress.com/29/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=helmypz.wordpress.com&amp;blog=4032531&amp;post=29&amp;subd=helmypz&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://helmypz.wordpress.com/2008/11/18/monster-ancol-pelajaran-penting-mengenai-cyberpr/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/f94d1a37b8c4e8824d10177d58f7bf74?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">helmypz</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://www.sudutpandang.com/wp-content/uploads/2008/03/warren_buffett.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Warren Buffett, Sang Pendepak Bill Gates</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://www.sudutpandang.com/wp-content/uploads/2008/03/8_0229race.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Warren Buffett vs Bill Gates</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Doa untuk Putraku</title>
		<link>http://helmypz.wordpress.com/2008/06/23/doa-untuk-putraku/</link>
		<comments>http://helmypz.wordpress.com/2008/06/23/doa-untuk-putraku/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 23 Jun 2008 02:02:55 +0000</pubDate>
		<dc:creator>helmypz</dc:creator>
				<category><![CDATA[Motivation]]></category>
		<category><![CDATA[Doa untuk Putraku]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://helmypz.wordpress.com/?p=15</guid>
		<description><![CDATA[Doa untuk Putraku Tuhanku&#8230; Bentuklah putraku menjadi manusia yang cukup kuat untuk mengetahui kelemahannya. Dan, berani menghadapi dirinya sendiri saat dalam ketakutan Manusia yang bangga dan tabah dalam kekalahan Tetap Jujur dan rendah hati dalam kemenangan Bentuklah putraku menjadi manusia yang berhasrat mewujudkan cita-citanya dan tidak hanya tenggelam dalam angan-angannya saja Seorang putra yang sadar [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=helmypz.wordpress.com&amp;blog=4032531&amp;post=15&amp;subd=helmypz&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Doa untuk Putraku</p>
<p>Tuhanku&#8230;</p>
<p>Bentuklah putraku menjadi manusia yang cukup kuat untuk mengetahui kelemahannya. Dan, berani menghadapi dirinya sendiri saat dalam ketakutan</p>
<p>Manusia yang bangga dan tabah dalam kekalahan</p>
<p>Tetap Jujur dan rendah hati dalam kemenangan</p>
<p>Bentuklah putraku menjadi manusia yang berhasrat mewujudkan cita-citanya dan tidak hanya tenggelam dalam angan-angannya saja</p>
<p>Seorang putra yang sadar bahwa mengenal Engkau dan dirinya sendiri adalah landasan segala ilmu pengetahuan</p>
<p>Tuhanku&#8230;</p>
<p>Aku mohon, janganlah pimpin putraku di jalan yang mudah dan lunak. Namun, tuntunlah dia di jalan yang penuh hambatan dan godaan, kesulitan dan tantangan</p>
<p>Biarkan putraku belajar untuk tetap berdiri di tengah badai dan senantiasa belajar untuk mengasihi mereka yang tidak berdaya</p>
<p>Ajarilah dia berhati tulus dan bercita-cita tinggi, sanggup memimpin dirinya sendiri, sebelum mempunyai kesempatan untuk memimpin orang lain</p>
<p>Berikanlah hamba seorang putra yang mengerti makna tawa ceria tanpa melupakan makna tangis duka</p>
<p>Putra yang berhasrat untuk menggapai masa depan yang cerah</p>
<p>namun tak pernah melupakan masa lampau</p>
<p>Dan, setelah semua menjadi miliknya&#8230;</p>
<p>Berikan dia cukup rasa humor sehingga ia dapat bersikap sungguh-sungguh namun tetap mampu menikmati hidupnya</p>
<p>Tuhanku&#8230;</p>
<p>Berilah ia kerendahan hati&#8230;</p>
<p>Agar ia ingat akan kesederhanaan dan keagungan yang hakiki&#8230;</p>
<p>Pada sumber kearifan, kelemahlembutan, dan kekuatan yang sempurna&#8230;</p>
<p>Dan, pada akhirnya bila semua itu terwujud, hamba, ayahnya, dengan berani berkata “hidupku tidaklah sia-sia”</p>
<p>Pembaca yang budiman,</p>
<p>Doa tersebut merupakan sebuah Doa yang luar biasa. Doa itu adalah sebuah cermin Orang Tua yang mengharapkan anaknya kelak mampu menjadi manusia yang ber-Tuhan sekaligus mampu menjadi manusia yang tegar, tidak cengeng, tidak manja, dan bertanggung jawab atas kehidupannya sendiri.</p>
<p>Seperti contoh sepenggal Doa di atas yg berbunyi: “Janganlah pimpin putraku di jalan yang mudah dan lunak, tuntunlah dia di jalan yang penuh hambatan dan godaan, kesulitan dan tantangan.” Doa ini menunjukkan bahwa sang Orang Tua sadar tidak ada jalan yang rata untuk kehidupan sukses yang berkualitas.</p>
<p>Seperti kata mutiara berikut :</p>
<p><strong>“Kalau Anda lunak pada diri sendiri, kehidupan akan keras terhadap Anda. Namun, kalau Anda keras pada diri sendiri, maka kehidupan akan lunak terhadap Anda.”</strong></p>
<p>Untuk itu, jangan kompromi atau lunak pada sikap kita yang destruktif, merusak, dan cenderung melemahkan. Maka, senantiasalah belajar bersikap tegas dan keras dalam membangun karakter yang konstruktif, membangun, demi menciptakan kehidupan sukses yang gemilang, hidup penuh kebahagiaan!! </p>
<p>Penulis : Andrie Wongso</p>
<p>Sumber : www.andriewongso.com</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/helmypz.wordpress.com/15/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/helmypz.wordpress.com/15/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/helmypz.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/helmypz.wordpress.com/15/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/helmypz.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/helmypz.wordpress.com/15/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/helmypz.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/helmypz.wordpress.com/15/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/helmypz.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/helmypz.wordpress.com/15/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/helmypz.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/helmypz.wordpress.com/15/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/helmypz.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/helmypz.wordpress.com/15/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/helmypz.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/helmypz.wordpress.com/15/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=helmypz.wordpress.com&amp;blog=4032531&amp;post=15&amp;subd=helmypz&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://helmypz.wordpress.com/2008/06/23/doa-untuk-putraku/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/f94d1a37b8c4e8824d10177d58f7bf74?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">helmypz</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Belajar Bisnis Sambil Jalan</title>
		<link>http://helmypz.wordpress.com/2008/06/21/belajar-bisnis-sambil-jalan/</link>
		<comments>http://helmypz.wordpress.com/2008/06/21/belajar-bisnis-sambil-jalan/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 21 Jun 2008 06:29:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator>helmypz</dc:creator>
				<category><![CDATA[Enterpreneurship]]></category>
		<category><![CDATA[Wirausaha]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://helmypz.wordpress.com/?p=11</guid>
		<description><![CDATA[Untuk jadi pengusaha, kita tak harus punya pengalaman bisnis yang mumpuni dulu. Untuk meraih sukses bisnis, kita bisa meniru sukses orang lain, apakah itu strateginya, atau pilihan usaha yang dilakukannya. Selain itu, untuk kita bisa menjadi pengusaha, sesungguhnya tidak harus punya pengalaman bisnis yang mumpuni dulu. Logikanya adalah, kalau kita menunggu sampai punya pengalaman bisnis [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=helmypz.wordpress.com&amp;blog=4032531&amp;post=11&amp;subd=helmypz&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:0;"><span style="font-size:10pt;">Untuk jadi pengusaha, kita tak harus punya pengalaman bisnis yang mumpuni dulu.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:0;"><span style="font-size:10pt;">Untuk meraih sukses bisnis, kita bisa meniru sukses orang lain, apakah itu strateginya, atau pilihan usaha yang dilakukannya. Selain itu, untuk kita bisa menjadi pengusaha, sesungguhnya tidak harus punya pengalaman bisnis yang mumpuni dulu. Logikanya adalah, kalau kita menunggu sampai punya pengalaman bisnis yang mumpuni, lantas kapan kita akan memulai usaha? </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:0;"><span style="font-size:10pt;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:0;"><span style="font-size:10pt;">Dari pengalaman Purdie Chandra, maupun pengalaman pengusaha Bob Sadino, juga pengalaman pengusaha-pengusaha lain, bahwa sesungguhnya pengalaman bisnis yang mumpuni itu bisa kita raih sambil menjalankan bisnis kita. Maka, jika kita ingin memulai usaha, ada baiknya jangan banyak dipikirkan atau pakai rencana yang muluk-muluk. Yakinlah, bahwa semua itu dalam bisnis bisa saja berubah, dan itu bisa kita tangani sambil jalan.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:0;"><span style="font-size:10pt;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:0;"><span style="font-size:10pt;">Hanya saja, mungkin ketakutan kita sementara ini justru karena kita terlalu siap, terlalu banyak yang dipikir, bahkan terlalu takut dengan resiko bisnis. Padahal, menurut saya, dalam praktek bisnis, yang terjadi sesungguhnya banyak berbeda dengan apa yang pernah kita pikirkan. Sehingga tak mengherankan kalau kita kemudian banyak menemukan jalan keluar utnuk mengatasi semua kesulitan bisnis yang kita alami.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:0;"><span style="font-size:10pt;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:0;"><span style="font-size:10pt;">Jadi, sesungguhnya tidak ada alasan untuk kita untuk tidak memulai usaha, karena alasan pengalaman bisnis kita terbatas. Katakanlah, dengan kita piawai menarik pelajaran dari setiap kejadian, hal itu justru membuat kita tambah piawai dalam bisnis.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:0;"><span style="font-size:10pt;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:0;"><span style="font-size:10pt;">Dan, kalau kita lihat dilapangan,banyak usaha yang ternyata dimulai dengan modal nol. Misalnya, uang tidak punya, itu bisa diatasi dengan pinjam orang lain. Kemudian pengalaman bisnis tidak punya, bisa tanya pada orang lain. Bahkan ide pun tak punya, bisa pakai ide orang lain. Begitu juga tempat usaha yang tak ada, dan masih banyak lagi.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:0;"><span style="font-size:10pt;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:0;"><span style="font-size:10pt;">Apa artinya semua itu? Artinya, kita bisa lakukan dengan menggunakan &#8220;kepunyaan&#8221; orang lain. Justru dari keadaan semacam inilah, akan membuat kita mandapat banyak pelajaran dalam berbisnis. Pemikiran itu menurut saya hal yang paling penting untuk memulai bisnis.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:0;"><span style="font-size:10pt;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:0;"><span style="font-size:10pt;">Oleh karena itu, sesungguhnya belajar bisnis sambil jalan atau jalan sambil belajar, di dunia usaha itu sama saja, yang penting kita telah berusaha dengan memulai usaha. Menurut Bob Sadino dengan melangkah seperti itu, paling tidak kita sudah malangkah lebih maju dalam berbisnis. Kita tidak lagi hanya berjalan di tempat, yang berarti kita tidak kemana-mana atau tidak melakukan bisnis apapun.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:0;"><span style="font-size:10pt;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:0;"><span style="font-size:10pt;">&#8220;Saya sukses karena saya melangkah. Bukan mengangan-angankan langkah&#8221;, kata Bob Sadino yang memulai usaha dari nol. Tentu saya sependapat dengan Bob, yang kini memiliki banyak supermarket dalam grup Kem Chick&#8217;s itu. Artinya, dengan melangkah, maka ada kemungkinan kita sukses, disamping ada pula kemungkinan gagal. Namun dengan tidak melangkah, maka kita tidak pernah akan sukses. Maka tidak ada salahnya, kita belajar bisnis sambil jalan. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:0;">
<p class="MsoNormal"><span>penulis : purdie chandra</span></p>
<p class="MsoNormal"><span>Sumber : www.purdiechandra.net</span></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/helmypz.wordpress.com/11/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/helmypz.wordpress.com/11/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/helmypz.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/helmypz.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/helmypz.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/helmypz.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/helmypz.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/helmypz.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/helmypz.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/helmypz.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/helmypz.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/helmypz.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/helmypz.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/helmypz.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/helmypz.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/helmypz.wordpress.com/11/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=helmypz.wordpress.com&amp;blog=4032531&amp;post=11&amp;subd=helmypz&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://helmypz.wordpress.com/2008/06/21/belajar-bisnis-sambil-jalan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/f94d1a37b8c4e8824d10177d58f7bf74?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">helmypz</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Mengenal Bisnis di Internet</title>
		<link>http://helmypz.wordpress.com/2008/06/21/10/</link>
		<comments>http://helmypz.wordpress.com/2008/06/21/10/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 21 Jun 2008 06:19:07 +0000</pubDate>
		<dc:creator>helmypz</dc:creator>
				<category><![CDATA[Netpreneurship]]></category>
		<category><![CDATA[Internet Marketing]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://helmypz.wordpress.com/?p=10</guid>
		<description><![CDATA[Mas Romi, saya kok jadi bingung dengan banyaknya informasi tentang peluang bisnis di Internet, ada yang bentuknya MLM, arisan online, menjadi publisher iklan, broker penjualan barang, dsb. Yang mana sih yang bisa dipercaya? (Iman, Jakarta) Bisnis di Internet mana sih yang benar alias tidak menipu? Ini inti pertanyaan mas Iman dan juga mungkin pertanyaan kita semua. [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=helmypz.wordpress.com&amp;blog=4032531&amp;post=10&amp;subd=helmypz&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:0;">
<p align="justify"><em><img src="http://romisatriawahono.net/wp-content/uploads/2008/03/internetbusiness.gif" alt="internetbusiness.gif" align="left" />Mas Romi, saya kok jadi bingung dengan banyaknya informasi tentang peluang bisnis di Internet, ada yang bentuknya MLM, arisan online, menjadi publisher iklan, broker penjualan barang, dsb. Yang mana sih yang bisa dipercaya? (Iman, Jakarta)</em></p>
<p align="justify">Bisnis di Internet mana sih yang benar alias tidak menipu? Ini inti pertanyaan mas Iman dan juga mungkin pertanyaan kita semua. Yang pasti MLM dan arisan online berbentuk<em>piramida uang</em> tidak bisa dipercaya. Kalaupun kita mendapatkan untung dari proses itu, ada puluhan, ratusan atau bahkan ribuan orang dibawah <em>root</em> kita yang kita rugikan. Bagaimana dengan bisnis Internet yang lain? Mari kita bahas.<a id="more-599"></a></p>
<p align="justify">Kita bisa simpulkan bahwa bisnis di Internet sebenarnya terdiri dari dua jenis, yaitu<em>bisnis menjual produk di Internet</em> dan <em>bisnis dengan menjadi publisher iklan di Internet</em>. Keduanya secara lengkap saya kupas di penjelasan berikut ini.</p>
<p align="justify"><strong>1. BISNIS MENJUAL PRODUK DI INTERNET</strong></p>
<p align="justify">Bisnis menjual produk seperti biasa, hanya memanfaatkan Internet untuk memajang produk, mengatur sistem pemesanan dan pembayaran secara online. Biasanya disebut dengan <em>e-commerce</em>. Contoh, <a href="http://amazon.com/" target="_blank">Amazon.Com</a> yang menjual buku, cd, software dan berbagai produk di Internet. Contoh di Indonesia adalah <a href="http://bhinneka.com/" target="_blank">Bhinneka.Com</a>, yang menyediakan produk komputer dan periferalnya yang memungkinkan transaksi lewat Internet. Bisnis ini juga bisa dilakukan oleh individual, misalnya seorang programmer yang menjual sendiri aplikasi, template, themes, module, maupun plugin yang dia kembangkan, melalui situs pribadinya. Biasanya sang penjual menggunakan sistem e-commerce seperti <a href="http://zencart.com/" target="_blank">zencart</a> dan <a href="http://oscommerce.com/" target="_blank">oscommerce</a> yang selain memiliki fitur katalog produk, juga memungkinkan <a href="http://romisatriawahono.net/2006/08/13/teknik-menerima-pembayaran-lewat-internet/" target="_blank">pembayaran secara online dengan payment gateway</a> seperti<a href="http://paypal.com/" target="_blank">paypal</a>, <a href="http://2checkout.com/" target="_blank">2checkout.com</a>, dsb. Sekali lagi bahwa produk yang dijual ini bisa berupa, buku, majalah, ebook, software, dokumen, mebel, alat elektronik, komputer, handphone, dsb.</p>
<p align="justify"><strong>2. BISNIS MENJADI PUBLISHER IKLAN DI INTERNET</strong></p>
<p align="justify">Ini adalah jenis bisnis di Internet yang sedang digandrungi banyak orang, dan juga mungkin saya didalamnya <img class="wp-smiley" src="http://romisatriawahono.net/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif" alt=";)" /> . Modalnya relatif kecil, karena kita hanya perlu biaya untuk domain, hosting dan situs web. Bahkan bisa kita gunakan layanan web atau blog gratisan dulu untuk memulai bisnis kita dari kecil. Yang paling penting di bisnis ini adalah <strong>IDE </strong>dalam membangun situs web atau blog beserta kontennya. Situs web atau blog yang kita bangun harus <strong><a href="http://romisatriawahono.net/2007/05/28/epup-3-pilar-strategi-branding-di-internet/" target="_blank">unik</a>, anti kerumunan (belum banyak dikerjakan orang lain), dan harus bisa <a href="http://romisatriawahono.net/2007/05/10/6-tahap-membangun-komunitas-maya/" target="_blank">menarik pengguna internet</a></strong> untuk mengunjunginya. Dengan kata lain, kita harus bisa membuat situs yang memilik <em>traffic</em> tinggi, karena disinilah kekuatan bisnis Internet jenis ini. Semakin tinggi <em>traffic</em> situs kita, semakin tinggi pendapatan yang kita terima karena semakin banyak pemasang iklan yang mau memasang iklan di tempat kita.</p>
<p align="justify">Di Amerika, ada Joel Comm, pengarang buku <em>Adsense Secrets</em> yang bisa mendapatkan rata-rata 500 USD perhari atau Ken Calhoun yang bisa mendapatkan 300.000 USD pertahun dengan situsnya <a href="http://daytradinguniversity.com/" target="_blank">DayTradingUniversity.Com</a>. Perlu kita ingat bahwa situs-situs besar semacam <a href="http://www.friendster.com/" target="_blank">Friendster.Com</a> juga hidup dari bisnis menjadi publisher iklan ini. Bagaimana dengan Indonesia? Ada nama-nama besar seperti <a href="http://cosaaranda.com/" target="_blank">Cosa Aranda</a> yang kabarnya memiliki penghasilan lebih dari 5000 USD perbulan dari bisnis menjadi publisher iklan di Internet.</p>
<p align="justify">Ok apa saja jenis bisnis publisher iklan di Internet ini?</p>
<p align="justify"><strong>A. PROGRAM AFILIASI</strong></p>
<p align="justify">Program dimana pemilik situs web atau blog akan mendapatkan komisi (atau hadiah) apabila terjadi transaksi antara perusahaan pemilik program dengan pembeli produk yang diiklankan oleh pemilik situs atau blog. <a href="http://amazon.com/" target="_blank">Amazon.Com</a> memiliki program afiliasi (affiliate program) yang cukup terkenal. Kita tinggal mendaftarkan diri dan memasang iklan produk <a href="http://amazon.com/" target="_blank">Amazon.Com</a> di situs web atau blog kita. Kita akan mendapatkan komisi (prosentase komisi tergantung produk) apabila ada orang membeli produk<a href="http://amazon.com/" target="_blank">Amazon.Com</a> tersebut melalui situs kita. Beberapa perusahaan lain yang menyediakan program afiliasi adalah:</p>
<ul>
<li>
<div><a href="http://linkshare.com/" target="_blank">linkshare.com</a></div>
</li>
<li>
<div><a href="http://en.support.wordpress.com/affiliate-links/">clickbank.com</a></div>
</li>
<li>
<div><a href="http://cj.com/" target="_blank">cj.com</a></div>
</li>
<li>
<div><a href="http://sitesell.com/" target="_blank">sitesell.com</a></div>
</li>
<li>
<div><a href="http://clicksor.com/" target="_blank">clicksor.com</a></div>
</li>
</ul>
<p align="justify"><strong>B. PROGRAM ADVERTISING</strong></p>
<p align="justify">Program dimana pemilik situs web atau blog akan mendapatkan uang dengan memasang iklan dari pemilik program. Besar uang yang diterima tergantung dari peraturan yang dibuat oleh pemilik program. Jenis program advertising ini bisa <em>Cost per 1000 Impression (CPM)</em> atau <em>Pay Per Click (PPC)</em>. Jadi berbeda dengan program afiliasi, pada program advertising ini uang diterima tidak berdasarkan pada transaksi yang telah dilakukan, tapi berdasarkan impression alias banyaknya iklan ditayangkan (CPM) atau banyaknya klik terhadap iklan (PPC) yang dilakukan oleh pengunjung situs kita.</p>
<p align="justify">Contoh perusahaan yang memiliki program CPM adalah <a href="http://fastclick.com/" target="_blank">fastclick.com</a>dan <a href="http://valueclickmedia.com/" target="_blank">valueclickmedia.com</a>. Sedangkan yang berbasis PPC adalah <a href="https://www.google.com/adsense/" target="_blank">Google Adsense</a>, yang saat ini menjadi program advertising favorit bagi pebisnis Internet di dunia. Perusahaan lain yang memiliki layanan program advertising diantaranya adalah sebagai berikut:</p>
<ul>
<li>
<div><a href="http://www.adbrite.com/" target="_blank">adbrite.com</a></div>
</li>
<li>
<div><a href="http://text-links-ads.com/" target="_blank">text-links-ads.com</a></div>
</li>
<li>
<div><a href="http://vibrantmedia.com/" target="_blank">vibrantmedia.com</a></div>
</li>
<li>
<div><a href="http://www.yesadvertising.com/" target="_blank">yesadertising.com</a></div>
</li>
<li>
<div><a href="http://searchfeed.com/" target="_blank">searchfeed.com</a></div>
</li>
<li>
<div><a href="http://crispads.com/" target="_blank">crispads.com</a></div>
</li>
<li>
<div><a href="http://onemonkey.com/" target="_blank">onemonkey.com</a></div>
</li>
<li>
<div><a href="http://www.industrybrains.com/" target="_blank">industrybrains.com</a></div>
</li>
<li>
<div><a href="http://www.doubleclick.com/" target="_blank">doubleclick.com</a></div>
</li>
<li>
<div><a href="http://kanoodle.com/" target="_blank">kanoodle.com</a></div>
</li>
</ul>
<p align="justify">Berkembang juga sistem <em>Direct Advertising</em> dimana kita sang pemilik situs web atau blog tidak menggunakan jasa perusahaan periklanan, tapi kita sendiri yang langsung<em>hunting</em> dan mengelola iklan. Detik.com, kompas.com dan sistem layanan iklan banner di portal berita lain adalah salah satu contoh dari <em>Direct Advertising</em>. <em>Direct Advertising</em>juga mulai marak dilakukan secara individual oleh para blogger yang memiliki situs blog bertraffic tinggi. Saya sempat mencoba <em>Direct Advertising</em> untuk <a href="http://romisatriawahono.net/" target="_blank">situs blog pribadi saya</a>, meskipun akhirnya saya lepas lagi karena saya pikir kok tidak terlalu “elok” memasang iklan di situs blog pribadi. Nggak elok yang saya maksudkan di sini adalah, kurang bersih secara desain dan saya takut independensi blog terganggu dengan iklan produk yang berhubungan dengan opini yang saya tulis. Dengan berkembangnya waktu, mudah-mudahan suatu saat saya bisa menerima kenyataan itu <img class="wp-smiley" src="http://romisatriawahono.net/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif" alt="D" /> Tapi saya tetap menerapkan <em>Direct Advertising</em> di situs lain yang saya bangun.</p>
<p align="justify">Perlu dicatat bahwa setiap perusahaan memiliki aturan dan mekanisme sendiri bagi pemasang dan publisher iklan. Kita harus mencermati berbagai aturan yang mereka tuangkan dalam bentuk <em>Term of Service</em> (ToS) sebelum kita mengikuti program suatu perusahaan.</p>
<p align="justify">Tertarik untuk ikutan bermain di bisnis Internet ini? Saya akan bahas secara mendetail berbagai bisnis Internet yang saya perkenalkan diatas pada artikel berikutnya. Paling tidak saya mulai dari program bisnis di internet yang sudah saya jalani dan berhasil mendapatkan <em>income</em>. Ikuti terus seri artikel ini.</p>
<p align="justify">Penulis : <a href="http://romisatriawahono.net/aboutme">Romi Satria Wahono</a></p>
<p align="justify">Sumber : <a href="http://romisatriawahono.net/aboutme">www.r</a><a href="http://romisatriawahono.net/aboutme">omisatriawahono.com</a></p>
<p align="justify"><a href="http://romisatriawahono.net/aboutme"></a></p>
<p align="justify">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;"> </span></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/helmypz.wordpress.com/10/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/helmypz.wordpress.com/10/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/helmypz.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/helmypz.wordpress.com/10/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/helmypz.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/helmypz.wordpress.com/10/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/helmypz.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/helmypz.wordpress.com/10/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/helmypz.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/helmypz.wordpress.com/10/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/helmypz.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/helmypz.wordpress.com/10/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/helmypz.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/helmypz.wordpress.com/10/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/helmypz.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/helmypz.wordpress.com/10/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=helmypz.wordpress.com&amp;blog=4032531&amp;post=10&amp;subd=helmypz&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://helmypz.wordpress.com/2008/06/21/10/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/f94d1a37b8c4e8824d10177d58f7bf74?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">helmypz</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://romisatriawahono.net/wp-content/uploads/2008/03/internetbusiness.gif" medium="image">
			<media:title type="html">internetbusiness.gif</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://romisatriawahono.net/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif" medium="image">
			<media:title type="html">;)</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://romisatriawahono.net/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif" medium="image">
			<media:title type="html">D</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Success is My Right</title>
		<link>http://helmypz.wordpress.com/2008/06/21/sukses-is-my-right/</link>
		<comments>http://helmypz.wordpress.com/2008/06/21/sukses-is-my-right/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 21 Jun 2008 06:01:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator>helmypz</dc:creator>
				<category><![CDATA[Motivation]]></category>
		<category><![CDATA[Motivasi Sukses]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://helmypz.wordpress.com/?p=8</guid>
		<description><![CDATA[Sukses adalah Hak Saya Sukses milik Anda, Milik saya, dan milik siapa saja yang menyadari, menginginkan dan memperjuangkan dengan sepenuh hati Penulis : Andrie Wongso Sumber : www.andriewongso.com<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=helmypz.wordpress.com&amp;blog=4032531&amp;post=8&amp;subd=helmypz&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Sukses adalah Hak Saya</strong></p>
<p>Sukses milik Anda, Milik saya, dan milik siapa saja yang menyadari,</p>
<p>menginginkan dan memperjuangkan dengan sepenuh hati</p>
<p>Penulis : Andrie Wongso</p>
<p>Sumber : www.andriewongso.com</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/helmypz.wordpress.com/8/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/helmypz.wordpress.com/8/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/helmypz.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/helmypz.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/helmypz.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/helmypz.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/helmypz.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/helmypz.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/helmypz.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/helmypz.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/helmypz.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/helmypz.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/helmypz.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/helmypz.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/helmypz.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/helmypz.wordpress.com/8/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=helmypz.wordpress.com&amp;blog=4032531&amp;post=8&amp;subd=helmypz&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://helmypz.wordpress.com/2008/06/21/sukses-is-my-right/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/f94d1a37b8c4e8824d10177d58f7bf74?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">helmypz</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
